/, Sosial Media/4 Media Sosial Jadul yang Bikin Nostalgia Banget

4 Media Sosial Jadul yang Bikin Nostalgia Banget

Sebelum era Facebook, Twitter, dan Instagram, millenials pernah merasakan serunya aneka media sosial jadul. Medsos-medsos ini bisa jadi adalah nenek moyang atau sumber inspirasi bagi medsos yang berjaya saat ini lho.

Mungkin gak banyak Generasi Z yang udah pernah mencoba situs dan aplikasi ini. Tapi bagi generasi sebelumnya, 6 media sosial jadul ini punya nilai nostalgia banget.

Roda kehidupan memang berputar dan siapa yang bisa beradaptasi, dialah yang akan bertahan. Mungkin dua pepatah tersebut sangat bisa menggambarkan persaingan usaha di bidang teknologi, khususnya bisnis sosial media. Kini, tak banyak perusahaan sosial media yang bertahan.

1. Friendster pernah jadi primadona!

Sebelum Facebook, ada Friendster yang jadi standar anak gaul pada era 2000-an. Ada satu fitur yang unik banget dari media sosial ini. Bisa lihat siapa saja yang sudah visit profile. Selain itu juga bisa modifikasi profile page seseru mungkin. Entah diganti font, background, di-embed video, musik, sampai animasi glitter.

Sudah lumayan lama Friendster mulai sepi walau mereka sudah beberapa kali bertransformasi untuk mencoba keeping up dan gagal. Tapi baru pada tahun 2015 mereka baru benar-benar menutup servisnya sebagai sosial media.

2. Multiply tak hanya buat cari teman saja, tapi bisa buat jualan juga

 

Multiply mungkin memang tidak bisa melampaui popularitas Friendster waktu itu, namun sempat jadi salah satu spotlight di era awal-awal media sosial dulu. Anak 90-an pasti inget, pada masa itu rasanya gak hits kalau tidak nyobain semua media sosial.

Multiply punya banyak fitur yang sebenarnya lebih menggiurkan dari Friendster lho. Mulai dari sharing musik dan video (zaman YouTube dan Spotify belum jadi sumber utama hiburan nih guys), sampai platform buat online shopping (waktu Tokopedia dan Shopee belum ada nih guys).

Sayangnya sejak tahun 2013 layanan sosial media plus e-commerce ini tutup karena tidak bisa profit dan akhirnya bangkrut.

3. Yahoo! Messenger pernah jadi favorit di dunia sebelum akhirnya sirna

 

Yahoo! sempat jadi penguasa internet sebelum Google jadi raksasa seperti sekarang. Saat itu, hampir semua orang menggunakan layanan email dari Yahoo! dan akhirnya bisa dengan mudah terhubung antara satu-sama lain lewat aplikasi chatting mereka. Yahoo! Messenger tampak lebih sophisticated, ramah pengguna, dan mudah digunakan. Tidak heran kalau aplikasi ini sempat jadi salah satu messenger client paling laris di dunia.

Lambat laun, seiring perkembangan teknologi mobile, aplikasi-aplikasi lain semakin ringan, mudah dipakai dan lebih disukai daripada YM. Apalagi orang-orang sudah mulai meninggalkan penggunaan email Yahoo! dan beralih ke GMail. Akhirnya pada 2016 layanan ini resmi ditutup.

4. MySpace cocok buat pamer hobi, selera musik, sampai ngobrol sama artis favorit

Tak lama setelah Friendster booming, ada lagi sosial media yang jadi terobosan baru pada masanya. Tak hanya pamer status atau foto, tapi juga bisa berkomunikasi dengan artis idola karena MySpace memang temanya lebih menyasar para penggemar musik.

Pada masa itu tak semua seleb dan musisi punya sosmed sehingga bisa diajak ngobrol seperti sekarang. MySpace pun jadi tempat musisi atau seleb untuk eksis di dunia maya biar semakin dekat dengan fans, dan mempermudah promosi karya mereka.

Bayangkan di zaman itu bisa komen di profil Myspace MUSE atau Beyonce dan dibalas oleh mereka saja rasanya seneng banget. Apalagi belum model yang namanya admin-adminan, jadi rasanya seolah di-notice idola sendiri.

Sampai sekarang situs sosial media ini masih ‘hidup’ tetapi sudah gak seperti dulu lagi. Masih ada sih yang datang karena penasaran dan pengen lihat lagi moment-moment alay mereka di masa lalu. Tapi pengguna juga dihimbau hati-hati karena ada risiko kebocoran data yang konon bisa terjadi di MySpace.

Itulah 4 media sosial jadul yang bikin nostalgia banget. Ternyata sebagian besar sudah sirna ditelan zaman. Sejak munculnya Facebook, Twitter, Instagram dan aplikasi chat seperti WhatsApp yang jadi game changer di dunia media sosial, banyak banget yang tak bisa keeping up dan akhirnya tergerus zaman. Tapi bagaimana pun juga, mereka pernah memberi kenangan tak terlupakan.

 

By |2018-08-17T10:13:29+00:00Agustus 17th, 2018|Info Tekno, Sosial Media|0 Comments

Leave A Comment